Sejarah Gedung

Menelusuri perjalanan bangunan galeri sebagai ruang yang berkembang bersama aktivitas seni.

1816–1857
Gedung A dibangun sebagai rumah tinggal Gerardus Carolus van Rijck dengan gaya Indische Woonhuis, perpaduan arsitektur Neo-klasik Eropa dan unsur lokal.

1900
Bangunan difungsikan sebagai asrama perempuan milik Yayasan Kristen Carpentier Alting Stichting (CAS).

1914
Sebuah gedung sekolah dibangun di samping Gedung A, yang kini dikenal sebagai Gedung B.

1955
Kompleks bangunan dikelola oleh Yayasan Raden Saleh.

1962
Gedung dan kawasan di Jalan Medan Merdeka Timur No. 14 diserahkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

1987
Bangunan difungsikan sebagai Gedung Pameran Seni Rupa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, ditandai dengan penyelenggaraan Pameran Retrospektif 80 Tahun Affandi.

1998
Resmi menjadi Galeri Nasional Indonesia.

Foto-foto sejarah

History

Sejarah Kelembagaan

Mengenal perkembangan galeri sebagai lembaga budaya dalam ekosistem seni rupa.

Learn More

Sejarah Koleksi

Memahami proses pembentukan dan perkembangan koleksi sebagai bagian dari dokumentasi seni.

Learn More

About Us